Sabtu, 20 Desember 2025

Strategi Kolaborasi dan Legalitas Usaha

 Dibuat Oleh : Ilham Yusuf AE28

Bagian I: Penetapan Ide Bisnis dan Aspek Legalitas 

1. Penetapan Ide Bisnis

  • Deskripsi Singkat Ide Bisnis: "Eco-Thread" adalah brand pakaian yang fokus pada produk fesyen berkelanjutan (sustainable fashion). Kami menggunakan bahan baku serat organik seperti bambu dan linen, serta menggunakan pewarna alami dari limbah tanaman. Bisnis ini menerapkan konsep slow fashion untuk mengurangi limbah tekstil.

  • Target Pasar Utama: Milenial dan Gen Z (usia 20-35 tahun) yang memiliki kesadaran tinggi terhadap isu lingkungan dan gaya hidup minimalis.

2. Analisis Bentuk Badan Usaha

Aspek PertimbanganBentuk Badan Usaha: CV (Commanditaire Vennootschap)Alasan Pemilihan
Pilihan Bentuk UsahaCVLebih mudah dan murah dalam proses pendirian dibandingkan PT, namun tetap memiliki legalitas formal untuk kontrak besar.
Tanggung Jawab HukumTidak Terbatas (bagi sekutu aktif)Sebagai pendiri, saya memiliki kendali penuh atas operasional, namun aset pribadi tetap terkait dengan risiko bisnis.
Permodalan & InvestasiModal Internal & PinjamanMemungkinkan masuknya sekutu pasif (komanditer) yang hanya menyetor modal tanpa ikut campur urusan manajemen.
Pertimbangan PerpajakanPPh Final UMKM (0.5%)Efisiensi pajak bagi bisnis rintisan dengan omzet di bawah 4,8 Miliar per tahun.

3. Rencana Perizinan Berusaha

  • Dokumen Legalitas Utama:

    • NIB (Nomor Induk Berusaha): Ya (Wajib melalui sistem OSS sebagai identitas pelaku usaha).

    • NPWP Perusahaan: Ya (Wajib untuk pelaporan pajak dan transaksi perbankan).

    • Izin Lain (Akta Notaris): Wajib, untuk melegalkan pembagian modal dan tanggung jawab antar sekutu dalam CV.

  • Izin Operasional Khusus (Berbasis Risiko):

    • Contoh 1: Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) sukarela untuk kualitas tekstil.

    • Contoh 2: Sertifikasi Ekolabel dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK).

    • Jelaskan Kategori Risiko: Rendah. Karena industri pakaian umumnya memiliki dampak risiko lingkungan yang terkendali, sehingga perizinan cukup melalui NIB dan pernyataan pemenuhan standar (Self-declaration).


4. Perlindungan HKI

Aset IntelektualJenis HKIStrategi Perlindungan (Pendaftaran)
Nama/Logo "Eco-Thread"MerekPendaftaran ke DJKI di bawah kelas 25 (Pakaian) untuk mencegah plagiarisme nama oleh kompetitor.
Desain Motif Kain UnikHak CiptaPencatatan karya seni motif kain agar tidak direplikasi secara ilegal oleh produsen lain.
Teknik Pewarnaan AlamiRahasia DagangPenggunaan perjanjian NDA (Non-Disclosure Agreement) untuk pengrajin dan karyawan bagian produksi.

Bagian II: Merancang Strategi Kolaborasi dan Etika Usaha

5. Strategi Kolaborasi (Kemitraan)

  • Calon Mitra yang Dipilih: Komunitas Petani Serat Bambu Lokal.

  • Tujuan Kolaborasi: Menjamin ketersediaan bahan baku berkualitas tinggi dengan harga stabil serta memberdayakan ekonomi lokal.

Aspek KemitraanDeskripsi Rancangan
Bentuk Kontribusi MitraMemasok bahan baku serat bambu mentah secara rutin dan eksklusif.
Bentuk Kontribusi BisnisMemberikan pelatihan pengolahan serat dan jaminan pembelian (off-taker) hasil panen mereka.
Aspek Legal KontrakKlausul Harga Dasar Minimum untuk melindungi petani dari jatuh harga dan jangka waktu kontrak 3 tahun.

6. Penerapan Etika dan CSR

  • Nama Inisiatif CSR: "Back to Earth Program".

  • Area Fokus: Lingkungan.

  • Mekanisme Pelaksanaan: Kami menyediakan layanan recycling di mana pelanggan dapat mengembalikan pakaian "Eco-Thread" yang sudah tidak terpakai untuk didaur ulang menjadi produk baru, dan pelanggan akan mendapatkan voucher diskon 20%.

  • Hubungan dengan Etika Bisnis: Inisiatif ini mencerminkan prinsip kejujuran dan tanggung jawab terhadap produk yang kita hasilkan dari awal hingga akhir (Cradle to Grave), memastikan bisnis tidak hanya mengambil untung tetapi juga bertanggung jawab atas dampak limbah produknya.

 

Regulasi dan Tantangan Bisnis Internasional Studi Kasus: Ekspor Jasa Konsultasi IT (Software Development) ke Singapura

 Dibuat Oleh : Ilham Yusuf AE28

Bagian I: Analisis Regulasi dan Hambatan Perdagangan (60%)

1. Penetapan Produk dan Target Pasar Global

Dalam era ekonomi digital, Indonesia memiliki potensi besar dalam ekspor jasa berbasis pengetahuan. Untuk tugas ini, saya memilih:

  • Produk/Jasa yang Dipilih: Jasa Konsultasi IT dan Pengembangan Perangkat Lunak (Custom Software Development).

  • Negara Target Utama: Singapura. Singapura dipilih karena merupakan pusat teknologi global dengan permintaan tinggi terhadap talenta IT pengembang aplikasi bisnis dan integrasi sistem.

2. Analisis Regulasi Ekspor di Indonesia

Sebagai wirausaha di Indonesia, ekspor jasa harus mengikuti ketentuan yang diatur oleh Kementerian Perdagangan dan Bank Indonesia.

  • Klasifikasi Produk (HS Code/CPC): Dalam perdagangan internasional, jasa dikategorikan menggunakan Central Product Classification (CPC). Jasa ini masuk dalam CPC 83142 (Software consultancy and assistance services). Kode ini sangat penting untuk pelaporan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan pelaporan pajak melalui sistem INATRADE.

  • Dokumen Ekspor Dasar:

    1. Service Agreement/Master Service Agreement (MSA): Kontrak legal yang merinci Scope of Work (SOW), biaya, dan hak kekayaan intelektual.

    2. Commercial Invoice: Dokumen penagihan resmi yang menunjukkan nilai jasa dalam mata uang asing (USD/SGD).

    3. Pemberitahuan Ekspor Jasa (PEJ): Laporan resmi kepada Bea Cukai dan Bank Indonesia yang menyatakan adanya transaksi jasa ke luar negeri.

  • Perizinan Khusus: Sertifikasi PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik): Perusahaan wajib terdaftar di Kementerian Kominfo RI. Hal ini membuktikan legalitas perusahaan dalam menyelenggarakan aktivitas digital secara profesional sebelum berekspansi ke pasar internasional.

3. Analisis Regulasi Impor Negara Target (Singapura)

Singapura memiliki regulasi ketat terkait perlindungan data dan pajak jasa.

  • Tarif Bea Masuk (Import Duty): Tidak ada bea masuk untuk jasa digital. Namun, terdapat pajak GST (Goods and Services Tax) sebesar 9%. Strategi Preferensi: Perusahaan akan memanfaatkan P3B (Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda) antara Indonesia dan Singapura menggunakan formulir DGT-1 agar tidak terkena pemotongan pajak ganda di kedua negara.

  • Hambatan Non-Tarif (Non-Tariff Barriers - NTBs): PDPA (Personal Data Protection Act): Setiap produk digital yang masuk ke Singapura wajib mematuhi standar perlindungan data pribadi yang ketat. Cara Mengatasi: Perusahaan harus mengimplementasikan standar ISO/IEC 27001 (Manajemen Keamanan Informasi) dan menyertakan klausul kepatuhan data dalam setiap pengembangan kode program untuk menjamin keamanan data klien Singapura.


Bagian II: Tantangan dan Strategi Perdagangan Lintas Negara (40%)

4. Penetapan dan Risiko Incoterms

Meskipun Incoterms biasanya untuk barang fisik, dalam kontrak jasa IT sering digunakan adaptasi kewajiban biaya pengiriman digital.

  • Incoterms Pilihan: DDP (Delivered Duty Paid) – secara virtual.

  • Alasan Pemilihan: Memberikan kenyamanan maksimal bagi pembeli di Singapura. Kami menanggung seluruh biaya operasional, lisensi, dan pajak lokal hingga sistem terpasang sempurna di server klien.

  • Transfer Risiko: Risiko beralih dari penjual ke pembeli setelah tahap Final Acceptance Test (FAT) selesai dan klien menandatangani berita acara serah terima pekerjaan secara digital.


Tantangan/Risiko Lintas NegaraDampak Potensial pada Bisnis AndaStrategi Mitigasi yang Anda Rancang
Fluktuasi Nilai Tukar (Kurs)Penurunan profit jika Rupiah menguat saat termin pembayaran tiba.Menggunakan mata uang USD atau SGD dalam kontrak dan melakukan Forward Hedging dengan pihak perbankan untuk mengunci nilai tukar tetap.
Sengketa Perdagangan InternasionalKlien menolak membayar dengan alasan bug atau keterlambatan delivery.Menggunakan layanan Escrow Agent (pihak ketiga penengah) dan mencantumkan klausul arbitrase melalui SIAC (Singapore International Arbitration Centre).


6. Pertimbangan Etika Budaya

  • Aspek Budaya: High-Efficiency & Low Context Communication. Pebisnis Singapura sangat menghargai efisiensi waktu, komunikasi yang langsung pada intinya (point-to-point), dan komitmen pada jadwal (deadline).

  • Implementasi Strategi: Saya akan menggunakan metodologi pengembangan Agile-Scrum dengan update harian yang transparan. Penggunaan alat bantu seperti Jira atau Slack memastikan komunikasi berjalan cepat dan efektif tanpa banyak basa-basi, sesuai dengan budaya kerja profesional di Singapura.


Kesimpulan & Refleksi Mandiri

Ekspansi bisnis ke pasar internasional, khususnya dalam sektor jasa konsultasi IT ke Singapura, bukan sekadar memindahkan operasional ke luar negeri, melainkan bentuk adaptasi terhadap ekosistem hukum yang lebih kompleks. Melalui tugas ini, saya memahami bahwa keberhasilan wirausaha global sangat ditentukan oleh kemampuan literasi terhadap regulasi, seperti pemanfaatan perjanjian dagang bilateral dan kepatuhan terhadap standar keamanan data internasional.

Tantangan seperti fluktuasi kurs dan sengketa kontrak bukanlah penghalang jika dimitigasi dengan instrumen keuangan yang tepat dan kontrak legal yang kuat. Dengan memadukan kualitas teknis SDM Indonesia dan pemahaman regulasi yang akurat, peluang untuk memenangkan pasar global tetap terbuka lebar.

Daftar Referensi Resmi (Supporting Data)

Dalam menyusun analisis regulasi di atas, data merujuk pada otoritas-otoritas resmi berikut:

  1. Kementerian Perdagangan RI (INATRADE): Digunakan untuk memverifikasi klasifikasi jasa dan regulasi ekspor jasa berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan No. 29 Tahun 2021.

  2. Direktorat Jenderal Pajak (DJP): Merujuk pada naskah Tax Treaty (P3B) antara Indonesia dan Singapura untuk memastikan prosedur penghindaran pajak berganda melalui formulir DGT.

  3. Inland Revenue Authority of Singapore (IRAS): Sumber data terkait tarif GST (9%) dan ketentuan Withholding Tax untuk jasa teknis yang diberikan oleh non-residen di Singapura.

  4. Personal Data Protection Commission (PDPC) Singapore: Sumber resmi untuk standar kepatuhan Personal Data Protection Act (PDPA) yang menjadi hambatan non-tarif utama bagi penyedia jasa IT.

  5. International Chamber of Commerce (ICC): Panduan resmi Incoterms 2020 untuk menentukan titik transfer risiko antara penjual dan pembeli dalam transaksi internasional.

Selasa, 09 Desember 2025

Pencatatan dan Pengendalian Keuangan Usaha Usaha: Katering Makanan Sehat

 Dibuat Oleh Ilham Yusuf AE28


JURNAL UMUM KATERING SEHAT

No Tanggal Keterangan Debit Kredit
1 M1-01 Setor modal Kas 10.000.000 Modal 10.000.000
2 M1-02 Pembelian bahan baku Persediaan 2.000.000 Kas 2.000.000
3 M1-03 Bayar gaji minggu 1 Beban Gaji 1.000.000 Kas 1.000.000
4 M1-04 Penjualan minggu 1 Kas 5.000.000 Pendapatan 5.000.000
5 M2-01 Pembelian bahan baku minggu 2 Persediaan 2.000.000 Kas 2.000.000
6 M2-02 Bayar utilitas Beban Utilitas 300.000 Kas 300.000
7 M2-03 Penjualan minggu 2 Kas 5.000.000 Pendapatan 5.000.000
8 M3-01 Pembelian bahan baku kredit Persediaan 2.500.000 Utang Dagang 2.500.000
9 M3-02 Bayar gaji minggu 3 Beban Gaji 1.000.000 Kas 1.000.000
10 M3-03 Penjualan minggu 3 Kas 5.000.000 Pendapatan 5.000.000
11 M4-01 Pembayaran utang Utang Dagang 2.500.000 Kas 2.500.000
12 M4-02 Penjualan minggu 4 Kas 5.000.000 Pendapatan 5.000.000


REKAPITULASI BUKU BESAR

Akun Kas

Saldo akhir: Rp 21.200.000

Akun Persediaan

Saldo akhir: Rp 6.500.000

Akun Utang Dagang

Saldo akhir: Rp 0

Pendapatan

Total: Rp 20.000.000

Beban

  • Beban Gaji: Rp 2.000.000

  • Beban Utilitas: Rp 300.000


LAPORAN ARUS KAS

Arus Kas Mingguan

  • Minggu 1: +2.000.000

  • Minggu 2: +2.700.000

  • Minggu 3: +2.000.000

  • Minggu 4: +2.500.000

Arus Kas Total

  • Total Kas Masuk: 30.000.000

  • Total Kas Keluar: 8.800.000

  • Kenaikan Kas: Rp 21.200.000



LAPORAN KEUANGAN AKHIR PERIODE


A. Laporan Laba Rugi

Pendapatan: Rp 20.000.000
Beban:
• Beban Gaji: 2.000.000
• Beban Utilitas: 300.000
Total Beban: 2.300.000

Laba Bersih: Rp 17.700.000


B. Laporan Perubahan Modal

Modal awal: Rp 10.000.000

  • Laba bersih: Rp 17.700.000

Modal akhir: Rp 27.700.000


C. Neraca Akhir Periode

ASET

  • Kas: 21.200.000

  • Persediaan: 6.500.000
    Total Aset = 27.700.000

KEWAJIBAN

  • Utang Dagang: 0

EKUITAS

  • Modal Akhir: 27.700.000

Total Kewajiban + Ekuitas = 27.700.000 (SEIMBANG)


ANALISIS & KEPUTUSAN PENGENDALIAN

Analisis

  • Usaha menghasilkan laba tinggi (88,5% margin).

  • Kas sehat (Rp 21.2 juta).

  • Tidak ada utang tersisa.

  • Persediaan aman untuk produksi.

Keputusan Pengendalian

  1. Tingkatkan kapasitas produksi.

  2. Buat paket langganan mingguan untuk pelanggan tetap.

  3. Pertahankan pencatatan keuangan mingguan.

  4. Pertimbangkan investasi peralatan memasak.

  5. Kendalikan biaya bahan baku agar margin tetap tinggi.

Sabtu, 29 November 2025

LAPORAN OBSERVASI USAHA BENGKEL “SUMBER REZEKI”

 Dibuat oleh: Ilham Yusuf AE28


Pendahuluan

Usaha mikro dan kecil memiliki peranan penting dalam perekonomian lokal karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan perputaran ekonomi, dan memberdayakan sumber daya lokal. Bengkel “Sumber Rezeki” merupakan contoh usaha mikro di bidang jasa otomotif yang berawal dari hobi memperbaiki motor dan berkembang menjadi mata pencaharian utama. Laporan ini bertujuan untuk menganalisis profil usaha, proses produksi, kontribusi terhadap ekonomi lokal, tantangan, dan peluang usaha.

Profil Usaha

Nama Usaha: Bengkel Sumber Rezeki
Lokasi: Pondok Kacang, Tangerang
Tahun Berdiri: 2015
Pemilik: Bapak Yoyo
Bidang Usaha: Jasa servis motor dan penjualan suku cadang
Pelayanan: Servis ringan, ganti oli, ganti ban, dan penggantian suku cadang motor.

Proses Usaha dan Rantai Produksi/Jasa

Proses kerja bengkel dimulai dari pelanggan datang untuk memeriksa kerusakan motor. Mekanik melakukan pemeriksaan, menentukan tindakan perbaikan, kemudian mengganti atau memperbaiki komponen yang rusak. Setelah selesai, dilakukan uji coba dan pembayaran. Suku cadang diperoleh dari pemasok lokal di sekitar Ciledug dan Pondok Kacang.

Kontribusi terhadap Ekonomi Lokal

Bengkel Sumber Rezeki berperan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar dengan menyediakan lapangan kerja, menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, serta menjalin kerja sama dengan pemasok suku cadang. Usaha ini juga membantu masyarakat mendapatkan layanan perawatan kendaraan dengan harga terjangkau tanpa harus ke bengkel besar.

Tantangan dan Peluang

Tantangan utama adalah persaingan dengan bengkel resmi dan keterbatasan modal. Namun, peluang besar masih terbuka seperti meningkatkan promosi digital, menambah layanan servis panggilan, dan memperluas usaha ke cabang baru. Inovasi dalam pelayanan menjadi kunci keberlangsungan usaha ini.

Kesimpulan

Bengkel Sumber Rezeki merupakan contoh usaha mikro yang mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Dengan pengelolaan yang baik dan inovasi layanan, bengkel ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kecil lainnya.

Rekomendasi

1. Membuat SOP pelayanan dan mekanik.
2. Menggunakan media sosial sebagai sarana promosi.
3. Menambah layanan antar-jemput pelanggan.
4. Meningkatkan kerja sama dengan pemasok lokal.
5. Menyiapkan rencana pembukaan cabang baru.

Dokumentasi Pendukung

(Lampirkan foto bengkel, diagram alur servis motor, dan kutipan hasil wawancara pemilik di bagian ini.)


Rabu, 05 November 2025

Strategi Pemasaran Produk lokal NBDN denim dengan Konsep 7P

 DIBUAT OLEH : ILHAM YUSUF AE 28


Pendahuluan


Dalam beberapa tahun terakhir, industri denim lokal Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan dengan munculnya berbagai merek independen yang menonjolkan kualitas dan karakter khas. Salah satu merek yang berhasil menarik perhatian pasar internasional, terutama di Jepang, adalah NBDN (No Branded Denim). NBDN dikenal dengan konsep “No Label, No Compromise”, yang menonjolkan kualitas bahan dan craftsmanship tanpa bergantung pada branding besar.

Merek ini didirikan oleh sekelompok pengrajin denim Indonesia yang memiliki visi untuk membangun citra positif denim lokal di pasar global melalui kualitas premium dan desain minimalis. Konsep tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen Jepang yang dikenal menghargai produk artisan dan buatan tangan. Pemilihan kampanye pemasaran NBDN Denim menjadi menarik untuk dianalisis karena menunjukkan bagaimana brand lokal dapat menembus pasar luar negeri dengan strategi yang solid berbasis nilai dan autentisitas.

Analisis kampanye berdasarkan 7p


1. Product (Produk):


NBDN Denim menonjolkan produk jeans berkualitas tinggi dengan bahan selvedge denim yang diproses secara manual. Produk ini memiliki keunggulan dalam hal ketahanan, kenyamanan, dan estetika klasik. Setiap potongan dibuat secara terbatas dan memiliki nomor seri, yang menambah nilai eksklusivitas bagi konsumen. Selain itu, NBDN juga memperluas lini produk ke jaket dan aksesoris berbahan denim premium.

2. Price (Harga):


Strategi harga NBDN menerapkan pendekatan value-based pricing. Harga produk relatif tinggi dibandingkan merek lokal lainnya, tetapi sepadan dengan kualitas bahan dan proses handmade yang digunakan. Di pasar Jepang, harga ini justru menjadi indikator nilai autentik dan craftsmanship tinggi, sehingga diterima dengan baik oleh segmen premium.


3. Place (Distribusi):


Distribusi NBDN berfokus pada penjualan online melalui situs resmi dan platform e-commerce internasional seperti Denimio (Jepang). Selain itu, brand ini juga berpartisipasi dalam event komunitas seperti Wall of Fades dan pameran denim internasional untuk memperluas jaringan distribusi secara langsung kepada konsumen dan retailer.


4. Promotion (Promosi):


Kampanye promosi NBDN menitikberatkan pada storytelling tentang nilai keaslian dan kerja tangan pengrajin lokal. Media yang digunakan meliputi Instagram, situs web, dan kolaborasi dengan influencer denim Jepang. Strategi ini berhasil membangun citra merek yang kuat dan dipercaya. Konten visual yang ditampilkan menonjolkan proses produksi dan detail craftsmanship, bukan sekadar gaya hidup.

5. People (Orang):


Tim di balik NBDN terdiri dari pengrajin denim berpengalaman yang sebelumnya bekerja di berbagai merek independen. Pendekatan human-centered ini menekankan dedikasi, keterampilan manual, dan passion terhadap dunia denim. Hubungan yang erat antara pembuat dan konsumen menjadi bagian penting dalam membangun loyalitas merek.

6. Process (Proses):


Proses produksi dilakukan dengan pendekatan tradisional, termasuk metode dyeing menggunakan pewarna indigo alami, proses stitching manual, dan quality control ketat. Hal ini menjadi nilai jual utama dan sering diangkat dalam materi promosi sebagai bukti autentisitas dan konsistensi kualitas produk.

7. Physical Evidence (Bukti Fisik):


NBDN memberikan perhatian khusus terhadap kemasan dan tampilan produk. Setiap celana dikemas dalam box karton minimalis dengan cap logo timbul dan label tangan. Tampilan situs web dan akun media sosial juga dirancang dengan estetika monokrom yang menonjolkan kesan elegan dan profesional.

Evaluasi Efektivitas Kampanye


Kampanye pemasaran NBDN Denim terbukti efektif dalam memperkuat citra merek sebagai brand denim lokal premium. Berdasarkan data engagement di media sosial, peningkatan interaksi dan pengikut dari Jepang meningkat signifikan sejak 2023. Penjualan melalui platform internasional juga menunjukkan tren positif, dengan permintaan konsisten dari pelanggan setia. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa strategi promosi berbasis kualitas dan nilai autentik lebih efektif dibandingkan pendekatan iklan massal.

Kesimpulan dan Rekomendasi


Kampanye pemasaran NBDN Denim menunjukkan bahwa kekuatan brand lokal dapat bersaing di pasar global melalui strategi yang menonjolkan keaslian, kualitas, dan nilai budaya. Pendekatan storytelling dan visual minimalis terbukti efektif dalam menarik konsumen premium seperti di Jepang.

Rekomendasi untuk ke depan adalah memperluas jangkauan kampanye digital melalui kolaborasi lintas industri (seperti dengan seniman atau merek lifestyle Jepang) serta meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar tanpa mengorbankan kualitas. Selain itu, penguatan identitas visual dan kehadiran di marketplace internasional lain dapat semakin memperluas pengaruh merek.

Daftar Pustaka

• Contact No Branded On. (n.d.). *Official page – NBDN Denim Supply*. Retrieved October 27, 2025, from https://contactnobrandedon.wixsite.com/nbdn-denim-supply
• Manual Jakarta. (2020, February 15). *The artisans of Indonesian denim*. Manual Jakarta. Retrieved October 27, 2025, from https://manual.co.id/article/indonesian-denim-artisans
• NBDN Denim. (n.d.). *About us page*. NBDN Official Website. Retrieved October 27, 2025, from https://nbdndenim.com/pages/about-us-page
• Tirto.id. (2019, December 18). *Melihat geliat denim lokal di Wall of Fades*. Tirto.id. Retrieved October 27, 2025, from https://tirto.id/melihat-geliat-denim-lokal-di-wall-of-fades-daRY


Laporan Riset: Tren Global AI dan Peluang Agensi Automasi Digital

 Dibuat Oleh : Ilham Yusuf AE28 1. Ringkasan Tren Global Berdasarkan laporan Gartner Top Strategic Technology Trends dan McKinsey Featured ...